liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Deretan Pembunuhan Sadis di Aceh, Ada Anak Kapak Kepala Ibu Kandung

Deretan Pembunuhan Sadis di Aceh, Ada Anak Kapak Kepala Ibu Kandung

BANDA ACEH, iNews.id – Sepanjang tahun 2022, rentetan pembunuhan sadis terjadi di Provinsi Aceh. Kasus pembunuhan ini dilakukan oleh orang-orang dekat dan kerabat.

Motif pembunuhan beragam, mulai dari luka hingga balas dendam. Berikut sederet kasus pembunuhan sadis di Aceh sepanjang tahun 2022:

1. Kakak Membunuh Kakak

Peristiwa memilukan terjadi di Aceh Tengah pada pertengahan Januari 2022. Kali ini, seorang adik membunuh kakaknya. Pelaku masih di bawah umur.

Iptu Ibrahim, Kapolda Aceh Tengah, mengatakan, korban bernama Nurhasanah alias NH, berusia 16 tahun. Sedangkan pelaku berinisial MS (14). Keduanya warga Kecamatan Kute Panang, Aceh Tengah.

Pembunuhan terjadi saat korban dan pelaku sedang dalam perjalanan dari Distrik Ketol. Mereka berencana mengambil hasil penjualan kopi sebesar Rp 900.000.

Dari hasil ujian sementara, keduanya kemudian bertengkar di tengah jalan. Belum diketahui apa yang diperdebatkan keduanya. Hal tersebut rupanya membuat pelaku emosi dan memukuli serta mencekik korban hingga meninggal dunia.

2. Pensiunan TNI dibunuh menantunya

Kasus pembunuhan kembali terjadi pada akhir Januari 2022. Purnawirawan TNI, Syaifuddin, warga Desa Paya Cut, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen tewas setelah dianiaya menantunya, Zullkarnaini.

Peristiwa yang menghebohkan masyarakat Bireuen itu terjadi pada Senin (31/1/2022) sekitar pukul 12.45 WIB.

Kapolsek AKBP Mike Hardy WIrapraja mengatakan, penganiayaan terjadi di rumah korban.

Dari keterangan anak korban yang menjadi saksi atas nama Mayasri, saat itu korban berada di belakang rumahnya. Lalu tiba-tiba tersangka datang meminta kunci mobil korban.

Namun, korban tidak mau memberikan kunci mobil tersebut. Tidak lama kemudian, saksi mendengar korban dan tersangka bertengkar. Kemudian saksi keluar ke belakang rumah, saat itu saksi melihat korban sudah jatuh ke tanah dengan tersangka berdiri di samping korban.

Melihat kejadian itu, sejumlah warga datang membawa korban ke RS Jeumpa. Namun nyawa korban tak tertolong setibanya di rumah sakit.

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Ikuti iNewsAceh News di Google News

Bagikan Artikel: