liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Aceh Barat Bangun Jaringan Pemasaran Komoditi

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Aceh Barat Bangun Jaringan Pemasaran Komoditi

ACEH BARAT, iNews.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pertanian Aceh Barat telah membangun jaringan pemasaran komoditas pertanian petani khususnya tanaman pangan jenis jagung sebagai upaya menjaga dan melestarikan ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Barat.

Hal itu diungkapkan Dinas Pertanian Aceh Barat, Safrizal, Senin (19/12/2022). Menurutnya, saat ini pihaknya sedang berhubungan langsung dengan jaringan operator komoditas jagung yang akan dipasok ke pabrik-pabrik di sana.

“Alhamdulillah kami telah mendapatkan jaringan pemasaran dan mereka telah menyatakan kesediaannya untuk menempatkan petani jagung di Aceh Barat,” ujarnya.

Koordinasi jaringan pemasaran juga berdasarkan petunjuk dan petunjuk dari Plt Bupati Aceh Barat Mahdi Efendi sebagai tindak lanjut menjaga ketahanan pangan di Aceh Barat, dan juga terkait menjaga daya ungkit ekonomi petani Aceh Barat.

“Kami sudah mendapat masukan dan arahan dari Plt Bupati Aceh Barat, terkait pembukaan dan koordinasi hasil pemasaran jagung petani,” kata Safrizal.

Di sisi lain, kata dia, kondisi cuaca yang dianggap ekstrem, terutama terkait musim hujan, menyebabkan produksi jagung petani tidak bisa dijemur di bawah terik matahari, padahal itu jalan satu-satunya, karena pabrik hanya menerima jagung dalam kondisi kering. kondisi tertentu. kondisi retensi air, termasuk tingkat persentase pecah. .

“Ini sebenarnya karena faktor cuaca dan bukan hanya upaya untuk mengabaikannya. Insyaallah tahun depan kami carikan solusinya, misalnya membuat pengering tergantung kondisi keuangan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Aceh Barat yang dihubungi terpisah mengaku telah menginstruksikan jajarannya untuk membuka dan mengkoordinasikan jalur pemasaran komoditas jagung dari petani Aceh Barat.

“Saya sendiri juga sudah menghubungi produsen secara langsung, alhamdulillah mereka memberikan feedback yang sangat positif,” kata Pj Bupati Mahdi.

Untuk melihat langsung keadaan sebenarnya usaha tanaman jagung para petani yang terlibat dalam ketahanan pangan dan mengetahui keadaan sebenarnya karena faktor cuaca, Plt. Bupati Mahdi terus turun ke lapangan.

Editor: Rizqa Leony Putri

Bagikan Artikel: