liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Peristiwa Sangat Memilukan Tsunami Aceh 26 Desember 2004, Ratusan Ribu Jiwa Melayang dalam Sekejap

Peristiwa Sangat Memilukan Tsunami Aceh 26 Desember 2004, Ratusan Ribu Jiwa Melayang dalam Sekejap

BANDA ACEH, iNews.id – Tsunami Aceh yang dahsyat terjadi pada hari Minggu, 26 Desember 2004.

Gempa kuat berkekuatan 9,3 SR diikuti tsunami setinggi 30 hingga 50 meter meluluhlantakkan Bumi Serambi Mekkah, Aceh.

Kejadian memilukan 18 tahun lalu ini mengakibatkan hilangnya ratusan ribu nyawa dalam sekejap.

Gempa dengan kedalaman 10 kilometer dan berpusat 160 km sebelah barat Aceh pada posisi 2,9 derajat Lintang Utara dan 96,6 derajat Bujur Timur itu terjadi pada pukul 08.00 WIB.

Dilansir dari berbagai sumber, Senin (26/12/2022), gempa tersebut berlangsung sekitar 10 menit. Gempa tersebut merupakan yang terkuat dalam 40 tahun terakhir. Para ahli mengatakan, gempa di Aceh merupakan gempa terbesar ke-5 sepanjang sejarah.

Gempa tersebut menewaskan beberapa korban meski gelombang tsunami belum sampai ke dataran. Gempa tersebut juga memicu gelombang tsunami dengan ketinggian lebih dari 30 meter.

Tsunami menghancurkan sebagian Aceh. Bencana alam ini merupakan bencana alam terbesar sepanjang sejarah abad 21. Gelombang tsunami datang dengan kecepatan 100 meter per detik atau 360 kilometer per jam.

Ratusan ribu nyawa hilang. Rumah, gedung, ternak, tempat ibadah, semuanya hancur setelah diterjang ombak yang kuat.

Bahkan, ombak mampu menyeret kapal ke darat.

Ratusan warga menghadiri peringatan 18 tahun tsunami Aceh. Acara ini dipusatkan di komplek kuburan massal korban tsunami di Desa Siron Kabupaten Aceh Besar (Portal Taufan Mustafa/MNC)

Kapal tersebut merupakan Kapal PLTD Terapung. Kapal seberat 2.600 ton terseret hingga 5 kilometer dari perairan ke tengah daratan.

Kapal tersebut awalnya berlabuh di pelabuhan Ulee Lheue. Setelah terseret gelombang tsunami, kapal bergerak menuju pusat pemukiman Punge Blang Cut, Banda Aceh.

Banyaknya korban disebabkan oleh banyaknya orang yang berkumpul di pantai pasca gempa. Pasalnya, saat itu ada fenomena unik surutnya air laut pascagempa.

Editor: Kastolani Marzuki

Ikuti iNewsAceh News di Google News

Bagikan Artikel: