liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138

Tergiur Upah Rp20 Juta, 4 Pria Ini Nekat Ambil Sabu Kiriman dari Malaysia

Tergiur Upah Rp20 Juta, 4 Pria Ini Nekat Ambil Sabu Kiriman dari Malaysia

ASAHAN, iNews.id – Sebanyak 20 kilogram (kg) sabu yang siap diedarkan diamankan dari sebuah kapal di perairan Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut). Sabu asal Malaysia itu rencananya akan dibawa oleh empat orang yang kini ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Penangkapan dilakukan pada Jumat (10/3/2023).

“Betul, pada Jumat ada empat pelaku dan 20 kilogram sabu,” kata Hadi dalam keterangan tertulis, Minggu (12/3/2023).

Hadi menuturkan, pengungkapan ini berawal dari penangkapan SS yang bertindak sebagai satpam lapangan) dan Acung, seorang kurir. Penyidik ​​narkoba mendapat informasi bahwa sabu telah dibawa ke perbatasan Indonesia-Malaysia dan disimpan oleh seorang preman bernama AH.

Selanjutnya pada Jumat (10/3/2023) pukul 23.30 WIB di Bunga Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjung Balai, penyidik ​​mengamankan dua orang AH dan HS serta mengamankan 20 bungkus teh bungkus China yang mengandung sabu.

Editor: Nani Suherni

Ikuti iNews Sumut News di Google News

Bagikan Artikel:

Konten di bawah ini disajikan oleh Pengiklan. Wartawan iNews.id tidak terlibat dalam materi konten ini.